‘Scudetto’ Masih Milik Inter

Inter Milan menegaskan bahwa dirinya adalah kandidat terkuat pemegang Scudetto musim ini. Nerrazurri kembali menjadi pemenang laga Derby della Madonnina, Senin (25/1/2010). Inter menang dua gol tanpa balas atas AC Milan, di Giuseppe Meazza.

Bertindak sebagai tuan rumah, Inter dalam posisi tertekan kala mengawali pertadingan. Bagaimana tidak, Inter harus kehilangan beberapa pemain kunci seperti Samuel Eto’o yang sedang mengikuti Piala Afrika 2010 dan Cristian Chivu yang cedera. Sebaliknya, Milan sedang dalam kondisi on-fire dan diperkuat hampir semua pemain terbaiknya, kecuali defender senior, Alessandto Nesta.

Namun, Jose Mourinho kali ini layak diberikan penghargaan setelah mengeluarkan strategi terbaiknya. Inter mempunyai peluang pertama melalui aksi Goran Pandev Dan Wesley Sneijder di menit sembilan. Sayang bola masih bisa diselamatkan Nelson Dida.

Hanya satu menit berselang dari peluang itu, Diego Milito membuat publik stadion bergemuruh. Umpan panjang Pandev dari lini tengah, coba dikejar Milito yang memenangkan duel dengan Ignazio Abate. Milito melepaskan tendangan voli menyusur tanah untuk menaklukan Dida. 1-0 buat Inter.

Tertinggal 1-0 membuat Milan coba meningkatkan intensitas serangan. Milan berada di atas angin setelah Nerrazurri harus kehilangan Sneijder yang dikartu merah wasit karena melakukan protes atas keputusan wasit. Sebelumnya, David Beckham dan Lucio juga sudah dikartu kuning wasit. Beckham di menit lima karena mengganjal Esteban Cambiasso dan Lucio di menit 25 karena diving.

Keunggulan jumlah pemain membuat Inter tidak punya banyak pilihan selain bertahan. Sebaliknya, Milan makin percaya diri untuk terus menekan. Ronaldinho mencoba peruntungannya di menit 47 melalui tendangan bebas. Bola membentur Milito dan berujung tendangan sudut. Kali ini bola hasil tendangan David Beckham disundul Clerence Seedorf dan bisa digagalkan Julio Cesar.

Luca Antonini melakukan pelanggaran kepada Douglas Maicon pada menit 63. Wasit memberikan tendangan bebas di depan kotak penalti Inter dan Pandev menjadi eksekutornya. Dengan dingin, pemain yang diambil dari Lazio ini melesakan bola. Dida hanya terdiam melihat si kulit bundar masuk ke gawangnya.

Unggul dua gol membuat Inter sedikit lebih santai dalam bertahan. Sebaliknya Milan, juga terlihat sudah tidak bersemangat melakukan serangan. Inter bahkan harus kembali kehilangan pemain yang diusir wasit setelah Lucio coba menghalau upaya Klaas Jan Huntelaar dalam kotak penalti. Ronaldinho yang menjadi eksekutor tendangan 12 pas, malah gagal mengeksekusi bola setelah dimentahkan Cesar. Skor 2-0 untuk Inter bertahan hingga laga usai.

Kemenangan ini membuat Inter semakin jauh meninggalkan Milan di posisi dua. Inter mengoleksi 49 poin dari 21 kali bertanding. Sementara Milan mempunyai 40 poin dari 20 pertandingan.

Susunan Pemain:

Milan (4-3-3): Dida; Abate, Thiago Silva, Favalli, Antonini; Gattuso, Pirlo, Ambrosini; Beckham, Borriello, Ronaldinho.

Inter (4-3-1-2): Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Santon; Zanetti, Cambiasso, Muntari; Sneijder; Milito, Pandev.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: